Gambar Berita

Pedoman Dewan Komisaris & Direksi


<p style="text-align: left;"><strong>Dewan Komisaris</strong></p> <ol style="list-style-type: upper-alpha;"> <li style="text-align: left;"><strong>Jumlah Anggota Dewan Komisaris</strong> <ol> <li style="text-align: left;"><strong>Jumlah Anggota Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris terdiri dari sedikitnya 3 (tiga) orang anggota Komisaris,&nbsp;dengan susunan sebagai berikut : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Seorang Presiden Komisaris</li> <li style="text-align: left;">Seorang Wakil Presiden Komisaris dan</li> <li style="text-align: left;">Seorang Komisaris Independen atau lebih</li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Jumlah Komisaris Independen adalah minimal 30% (tiga puluh persen) dari&nbsp;jumlah anggota Dewan Komisaris.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Syarat Menjadi Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Syarat menjadi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Memiliki akhlak, moral dan integritas yang baik.</li> <li style="text-align: left;">Cakap melakukan perbuatan hukum.</li> <li style="text-align: left;">Dalam 5 (lima) tahun sebelum diangkat dan selama menjabat : <ol> <li style="text-align: left;">Tidak pernah dinyatakan pailit.</li> <li style="text-align: left;">Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan / atau Dewan Komisaris&nbsp;yang dinyatakan bersalah yang menyebabkan suatu perusahaan&nbsp;dinyatakan pailit.</li> <li style="text-align: left;">Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang&nbsp;merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan dengan&nbsp;Sektor keuangan dan</li> <li style="text-align: left;">Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris<br>yang selama menjabat : <ul style="list-style-type: circle;"> <li style="text-align: left;">Pernah tidak melaksanakan RUPS Tahunan.</li> <li style="text-align: left;">Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/ atau&nbsp;anggota Dewan Komisaris ditolak RUPS atau pernah tidak&nbsp;memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi&nbsp;dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS dan</li> <li style="text-align: left;">Pernah tidak melaporkan Laporan Tahunan pada Otoritas&nbsp;Jasa Keuangan.</li> </ul> </li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Memiliki pengetahuan dan keahlian dibidang yang dibutuhkan&nbsp;Perusahaan.</li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Pemenuhan persyaratan untuk menjadi anggota Dewan Komisaris wajib&nbsp;dimuat dalam surat pernyataan, yang wajib diteliti dan didokumentasikan oleh&nbsp;Perusahaan.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Syarat menjadi Komisaris Independen</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Syarat menjadi Komisaris Independen adalah sebagai berikut : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan Komisaris.</li> <li style="text-align: left;">Tidak bekerja atau mengawasi emiten dalam jangka waktu 6 (enam)&nbsp;bulan, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris&nbsp;Independen pada periode berikutnya.</li> <li style="text-align: left;">Tidak memiliki saham Perusahaan baik langsung atau tidak langsung.</li> <li style="text-align: left;">Tidak memiliki afiliasi dengan Perusahaan, Dewan Komisaris, Direksi,&nbsp;atau pemegang saham utama Perusahaan.</li> <li style="text-align: left;">Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung atau tidak langsung&nbsp;dengan emiten</li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Perusahaan wajib melakukan penggantian Komisaris Independen yang dalam&nbsp;masa jabatannya tidak memenuhi persyaratan yang berlaku.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Rangkap Jabatan Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris dapat merangkap menjadi : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Direksi di paling banyak 2 (dua) emiten lain.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris di paling banyak 2 (dua) emiten lain, Jika tidak&nbsp;merangkap menjadi Direksi di emiten lain, dapat menjadi Dewan&nbsp;Komisaris di paling banyak 4 (empat) emiten lain.</li> <li style="text-align: left;">Anggota Komite di paling banyak 5 (lima) emiten lain.</li> </ol> </li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Masa Jabatan Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Diangkat untuk masa jabatan tertentu dengan 1 periode adalah 2 |(dua)&nbsp;tahun, dan dapat diangkat kembali, dengan tidak mengurangi hak RUPS&nbsp;untuk memberhentikan Dewan Komisaris sewaktu-waktu.</li> <li style="text-align: left;">Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan.</li> <li style="text-align: left;">Meninggal dunia.</li> <li style="text-align: left;">Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.</li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Khusus untuk Komisaris Independen, jika telah menjabat selama 2 (dua)&nbsp;periode dapat menjabat kembali selama dapat menyatakan diri&nbsp;independen. Pernyataan tersebut disampaikan pada RUPS dan Laporan&nbsp;Tahunan Perusahaan.</li> <li style="text-align: left;">Khusus untuk Ketua Komite Audit, yang dijabat oleh Komisaris&nbsp;Independen, paling lama dijabat selama 2 (dua) periode jabatan.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pengangkatan, Pemberhentian, dan/atau Penggantian Anggota Dewan&nbsp;Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Usulan pengangkatan, pemberhentian, dan/atau penggantian Anggota Dewan&nbsp;Komisaris kepada RUPS harus memperhatikan rekomendasi dari Dewan&nbsp;Komisaris, sebagai bentuk fungsi nominasi.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pengunduran Diri Anggota Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Anggota Dewan Komisaris dapat mengundurkan diri dari jabatannya&nbsp;sebelum masa jabatannya berakhir.</li> <li style="text-align: left;">Permohonan pengunduran diri wajib disampaikan kepada Perusahaan.&nbsp;Perusahaan wajib menyelenggarakan RUPS paling lambat 90&nbsp;(sembilan puluh) hari setelah diterimanya permohonan pengunduran&nbsp;diri tersebut</li> <li style="text-align: left;">Perusahaan wajib melakukan ketebukaan informasi kepada masyarakat&nbsp;dan OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya surat<br>pengunduran diri dan setelah pelaksanaan RUPS.</li> </ul> </li> </ol> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Fungsi Dewan Komisaris</strong>&nbsp; <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;"><strong>Tugas dan Tanggung Jawab Anggota Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas pengawasan&nbsp;terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya,&nbsp;baik mengenai Perusahaan maupun usaha Perusahaan dan memberi&nbsp;nasihat kepada Direksi.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan&nbsp;RUPS tahunan dan RUPS lainnya sesuai dengan kewenangannya&nbsp;sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan&nbsp;anggaran dasar.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung&nbsp;jawabnya, Dewan Komisaris wajib membantu Komite Audit dan dapat&nbsp;membentuk Komite lainnya.</li> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite&nbsp;yang membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, setiap&nbsp;akhir tahun buku.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pertanggungjawaban Anggota Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab secara tanggung&nbsp;rentang atas kerugian Perusahaan yang disebabkan oleh kesalahan&nbsp;atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam menjalankan&nbsp;tugasnya.</li> <li style="text-align: left;">Anggota Dewan Komisaris tidak dapat dipertanggungjawabkan atas&nbsp;kerugian Perusahaan apabila dapat membuktikan : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya</li> <li style="text-align: left;">Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh tanggung&nbsp;jawab, dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai dengan&nbsp;maksud dan tujuan Perusahaan.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun&nbsp;tidak langsung atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan&nbsp;kerugian.</li> <li style="text-align: left;">Tidak mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau&nbsp;berlanjutnya kerugian tersebut.</li> </ol> </li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Wewenang Anggota Dewan Komisaris.</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris berwenang memberhentikan sementara anggota&nbsp;Direksi dengan menyebutkan alasannya.</li> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris dapat melakukan tindakan pengurusan Perusahaan&nbsp;dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu, berdasarkan&nbsp;anggaran dasar atau keputusan RUPS.</li> </ul> </li> </ol> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Kebijakan Rapat Dewan Komisaris</strong> <ol> <li style="text-align: left;"><strong>Rapat Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling kurang 1 (satu) kali&nbsp;dalam 2 (dua) bulan.</li> <li style="text-align: left;">Rapat Dewan Komisaris dapat dilangsungkan apabila dihadiri paling&nbsp;sedikit 2/3 (dua pertiga) dari seluruh anggota Dewan Komisaris.</li> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersama Direksi secara&nbsp;berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan, yang dapat&nbsp;dihitung sebagai Rapat Dewan Komisaris.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pengambilan Keputusan Rapat Dewan Komisaris</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan&nbsp;musyawarah mufakat.</li> <li style="text-align: left;">Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah mufakat, pengambilan&nbsp;keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.</li> <li style="text-align: left;">Hasil rapat dituangkan dalam risalah rapat yang wajib didokumentasikan&nbsp;oleh Perusahaan.</li> </ul> </li> </ol> </li> </ol> <p style="text-align: left;"><strong>Direksi</strong></p> <ol style="list-style-type: upper-alpha;"> <li style="text-align: left;"><strong>Keanggotaan Direksi</strong>&nbsp; <ol> <li style="text-align: left;"><strong>Jumlah Anggota Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Direksi terdiri dari sedikitnya 3 (tiga) orang anggota Direksi, dengan&nbsp;susunan sebagai berikut :&nbsp; <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Seorang Presiden Direktur</li> <li style="text-align: left;">Seorang Wakil Presiden Direktur dan</li> <li style="text-align: left;">Seorang Direktur atau lebih</li> </ol> </li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Syarat Menjadi Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Syarat menjadi anggota Direksi adalah sebagai berikut : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Memiliki akhlak, moral dan integritas yang baik</li> <li style="text-align: left;">Cakap melakukan perbuatan hukum.&nbsp;</li> <li style="text-align: left;">Dalam 5 (lima) tahun sebelum diangkat dan selama menjabat : <ol> <li style="text-align: left;">Tidak pernah dinyatakan pailit.</li> <li style="text-align: left;">Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau Dewan&nbsp;Komisaris yang dinyatakan bersalah yang menyebabkan&nbsp;suatu Perusahaan dinyatakan pailit.</li> <li style="text-align: left;">Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang&nbsp;merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan dengan&nbsp;sektor keuangan dan</li> <li style="text-align: left;">Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau Dewan<br>Komisaris yang selama menjabat : <ul style="list-style-type: circle;"> <li style="text-align: left;">Pernah tidak melaksanakan RUPS Tahunan</li> <li style="text-align: left;">Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi&nbsp;dan/ atau anggota Dewan Komisaris ditolak&nbsp;RUPS atau pernah tidak memberikan&nbsp;pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi&nbsp;dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada&nbsp;RUPS, dan</li> <li style="text-align: left;">Pernah tidak melaporkan Laporan Tahunan pada&nbsp;OJK.</li> </ul> </li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundangundangan</li> <li style="text-align: left;">Memiiliki pengetahuan dan keahlian di bidang yang dibutuhkan&nbsp;Perusahaan</li> </ol> </li> <li style="text-align: left;">Pemenuhan persyaratan untuk menjadi anggota Direksi wajib dimuat&nbsp;dalam surat pernyataan, yang wajib diteliti dan didokumentasikan&nbsp;oleh Perusahaan</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Rangkap Jabatan Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Dewan Direksi dapat merangkap menjadi : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Direksi di paling banyak 1 (satu) emiten lain</li> <li style="text-align: left;">Dewan Komisaris di paling banyak 3 (tiga) emiten lain</li> <li style="text-align: left;">Anggota Komite di paling banyak 5 (lima) emiten lain</li> </ol> </li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Masa Jabatan Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Diangkat untuk masa jabatan tertentu dengan 1 periode adalah 2 (dua)&nbsp;tahun, dan dapat diangkat kembali, dengan tidak mengurangi hak&nbsp;RUPS untuk memberhentikan Direksi sewaktu-waktu</li> <li style="text-align: left;">Jabatan anggota Direksi berakhir apabila : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku</li> <li style="text-align: left;">Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan</li> <li style="text-align: left;">Meninggal dunia</li> <li style="text-align: left;">Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS</li> </ol> </li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pengangkatan, Pemberhentian, dan/atau Penggantian Anggota&nbsp;Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Usulan pengangkatan, pemberhentian, dan/atau penggantian Anggota&nbsp;Direksi kepada RUPS harus memperhatikan rekomendasi dari Dewan&nbsp;Komisaris, sebagai bentuk fungsi nominasi</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pengunduran Diri Anggota Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari jabatannya sebelum&nbsp;masa jabatannya berakhir</li> <li style="text-align: left;">Permohonan pengunduran diri wajib disampaikan kepada Perusahaan.&nbsp;Perusahaan wajib menyelenggaralan RUPS paling lambat 90 (sembilan&nbsp;puluh) hari setelah diterimanya permohonan pengunduran diri tersebut</li> <li style="text-align: left;">Perusahaan wajib melakukan ketebukaan informasi kepada masyarakat&nbsp;dan OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya surat&nbsp;pengunduran diri dan setelah pelaksanaan RUPS</li> </ul> </li> </ol> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Fungsi Direksi</strong> <ol> <li style="text-align: left;"><strong>Tugas dan Tanggung Jawan Anggota Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Menjalankan dan bertanggung jawab atas pengurusan, jalannya&nbsp;pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan, sesuai dengan&nbsp;maksud dan tujuan Perusahaan dalam anggaran dasar.</li> <li style="text-align: left;">Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi wajib&nbsp;menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lainnya sebagaimana&nbsp;diatur dalam peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar</li> <li style="text-align: left;">Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung&nbsp;jawabnya, Dewan Komisaris wajib membantu Komite Audit dan dapat&nbsp;membentuk Komite lainnya.</li> <li style="text-align: left;">Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung&nbsp;jawabnya, Direksi dapat membentuk Komite</li> <li style="text-align: left;">Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang&nbsp;membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, setiap akhir&nbsp;tahun buku.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Pertanggungjawaban Anggota Direksi</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Setiap anggota Direksi bertanggung jawab secara tanggung rentang&nbsp;atas kerugian Perusahaan yang disebabkan oleh kesalahan atau&nbsp;kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan tugasnya</li> <li style="text-align: left;">Anggota Direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian&nbsp;Perusahaan apabila dapat membuktikan : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya.</li> <li style="text-align: left;">Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh&nbsp;tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk kepentingan dan&nbsp;sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan</li> <li style="text-align: left;">Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun&nbsp;tidak langsung atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan&nbsp;kerugian</li> <li style="text-align: left;">Tidak mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau&nbsp;berlanjutnya kerugian tersebut</li> </ol> </li> </ul> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Wewenang Anggota Direksi&nbsp;</strong> <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Direksi berwenang mewakili Perseroan di dalam dan di luar&nbsp;Pengadilan</li> <li style="text-align: left;">Anggota Direksi tidak berwenang mewakili Perusahaan apabila : <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li style="text-align: left;">Terdapat perkara di pengadilan antara Perusahaan dengan anggota&nbsp;Direksi yang bersangkutan.</li> <li style="text-align: left;">Anggota Direksi yang bersangkutan mempunyai kepentingan yang&nbsp;berbenturan dengan kepentingan Perusahaan.</li> </ol> </li> </ul> </li> </ol> </li> <li style="text-align: left;"><strong>Kebijakan Rapat Direksi</strong> <ol> <li style="text-align: left;">Rapat Direksi <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Direksi wajib mengadakan rapat paling kurang 1 (satu) kali dalam&nbsp;1 (satu) bulan.</li> <li style="text-align: left;">Rapat Direksi dapat dilangsungkan apabila dihadiri paling sedikit&nbsp;2/3 (dua pertiga) dari seluruh anggota Direksi.</li> </ul> </li> <li style="text-align: left;">Pengambilan Keputusan Rapat Direksi <ul style="list-style-type: disc;"> <li style="text-align: left;">Pengambilan keputusan rapat Direksi dilakukan berdasarkan&nbsp;musyawarah mufakat</li> <li style="text-align: left;">Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah mufakat,&nbsp;pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak</li> <li style="text-align: left;">Hasil rapat harus dituangkan dalam risalah rapat yang wajib&nbsp;didokumentasikan oleh Perusahaan</li> </ul> </li> </ol> </li> </ol> <p style="text-align: left;">&nbsp;</p>
PT POLYCHEM INDONESIA TBK MEMPERINGATKAN MASYARAKAT UNTUK WASPADA DAN SIAGA DALAM MENANGANI SEGALA BENTUK TINDAKAN PENIPUAN YANG DILAKUKAN OLEH PENIPU YANG TIDAK BERWENANG UNTUK MEWAKILI PERSEROAN ATAU BERTINDAK ATAS NAMA PERSEROAN.