Gambar Berita

PIAGAM KOMITE AUDIT


<div style="text-align: center;"><strong>BAB I</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>UMUM</strong></div> <div>&nbsp;</div> <div>Piagam Komite Audit ini diatur Oleh Dewan Komisaris Sebagai pedoman bagi Komite Audit dalarn melakukan peran dan tanggung jawabnya secara transparan, akuntabilitas, kompeten dan independen. Hal ini bertujuan agar perseroan dipimpin, dikelola dan dijalankan sesuai dengan peraturan dan/atau perundang-undangan yang berlaku.</div> <div>&nbsp;</div> <div>Piagam ini akan dievaluasi dan dinilai secara berkala oleh Komite Audit dimana selanjutnya setiap usulan perubahan harus disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuannya.</div> <div>&nbsp;</div> <div>A. DASAR HUKUM</div> <div>&nbsp;</div> <div>Pembentukan Komite Audit didasarkan pada perundangan serta peraturan sebagai berikut :</div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Kerja Komite Audit</li> <li>Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang direksi dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan Publik (POJK No.33/2014)</li> <li>Keputusan Dewan Komisaris PT Polychem Indonesia Tbk Nomor 114/CSE-P1/X11/2020 tanggal 14 Desember 2020 dengan perihal Pengangkatan ketua Komite Audit Beserta anggota Komite Audit</li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div>B. TUJUAN</div> <div>&nbsp;</div> <div>Untuk tercapainya Good Corporate Governance dalam perseroan maka salah satunya diperlukan pelaksanaan fungsi pengawasan yang berjalan baik dan efektif serta mampu mendukung pengembangan kegiatan usaha yang terjadi</div> <div>&nbsp;</div> <div style="text-align: center;"><strong>BAB II</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>FUNGSI, TUGAS DAN WEWENANG</strong></div> <div>&nbsp;</div> <div>Bab ini berisikan tentang peraturan dan hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang dari Komite Audit</div> <div>&nbsp;</div> <div>A. FUNGSI</div> <div>&nbsp;</div> <div>Membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan tindakan Direksi untuk :</div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Meningkatkan kualitas laporan keuangan</li> <li>Meningkatkan efektivitas fungsi internal audit maupun eksternal audit</li> <li>Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris</li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div>B. TUGAS</div> <div>&nbsp;</div> <div>Sebagai hasil pelaksanaan tugas yang menjğdi tanggung jawabnya maka Komite Audit akan.</div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Memberikan pendapat profesional yang independen kepada Dewan Komisaris terhadap Laporan Keuangan atau hal-hal yang disampaikan Oleh Direksi Kepada Dewan Komisaris</li> <li>Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, seperti :</li> <li>Kecukupan ruang lingkup pemeriksaan yang dilakukan oleh Akuntan Publik untuk memastikan diketahui dan ditemukannya hal-hal yang dapat mempengaruhi kelancaran kegiatan usaha</li> <li>Efektifitas pengendalian internal perseroan</li> <li>Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai resiko yang dihadapi perseroan</li> <li>Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang diterima dan dihadapi perseroan</li> <li>Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku</li> <li>Menjaga kerahasian dokumen, data serta infromasi perseroan</li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div>C. WEWENANG</div> <div>&nbsp;</div> <div>Berdasarkan kewenangan yang dimiliki oleh Dewan Komisaris maka Komite Audit berhak untuk :</div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Memasuki bangunan atau halaman atau tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh perseroan dan berhak memeriksa semua pembukuan, surat dan alat buku lainnya setiap waktu dalam jam kerja kantor perseroan</li> <li>Meminta Direksi dan setiap anggota Direksi untuk memberikan penjelasan tentang segala hal yang dipertanyakan oleh Komite Audit sepanjang hal tersebut sesuai dengan tugas yang dilaksanakan</li> <li>Dengan beban perseroan : Komite Audit mempunyai hak untuk mendapatkan pendapat dan saran profesional dari para ahli External/ diluar perusahaan</li> <li>Memberikan rekomendasi atas penggunaan jasa auditor eksternal Kepada Dewan Komisaris</li> <li>Mengkaji ulang Laporan Keuangan termasuk Laporan Keuangan Interim dan Laporan Tahunan</li> <li>Mengkaji ulang kebijakan-kebijakan perseroan dalam kaitannya dengan kepatuhan perseroan terhadap perundang-undangan dibidang Pasar Modal dan perundagan lainnya</li> <li>Sepanjang masih dalam ruang lingkup tugasnya serta atas instruksi Dewan Komisaris maka Komite Audit dapat melakukan pemeriksaan / Penyelidikan bersifat khusus</li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div style="text-align: center;"><strong>BAB III</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>TANGGUNG JAWAB</strong></div> <div>&nbsp;</div> <div>Komite Audit mempertanggungjawabkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris dengan menyampaikan Laporan Pelaksanaan Tugas</div> <div>&nbsp;</div> <div style="text-align: center;"><strong>BAB IV</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>PELAPORAN</strong></div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Komite Audit menyampaikan laporan atas aktivitasnya kepada Dewan Komisaris secara berkala dan sekurang-kurangnya 1(satu) kali dalam 3(tiga) bulan</li> <li>Komite Audit menyampaikan laporan pelaksaan tugasnya selambat-lambatnya 2(dua) hari kerja setelah selesainya penelitian/penelaahan terhadap :</li> </ol> <ol> <li style="list-style-type: none;"> <ol style="list-style-type: lower-alpha;"> <li>Laporan Keuangan Interim / Tahunan perseroan yang didalamnya mencakup hasil diskusi dengan manajemen mengenai penerapan prinsip-prinsip akuntansi yang mempengaruhi Laporan Keuangan perseroan serta dilain pihak dengan pihak Akuntan Publik mengenai masalah-masalah yang perlu dikomunikasikan sesuai dengan standar profesi yang berlaku</li> <li>Efektifitas pengendalian internal perseroan</li> <li>Kecukupan pemeriksaan yang dilakukan oleh Akuntan Publik</li> <li>Tingkat kepatuhan terhadap perundang-undangan yang berlaku serta berhubungan dengan kegiatan perseroan</li> </ol> </li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div style="text-align: center;"><strong>BAB V</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>RAPAT</strong></div> <div>&nbsp;</div> <div>Sebagai persyaratan lain dalam pelaksanaan tugasnya maka Komite Audit harus mengadakan pertemuan dan / atau rapat, sebagai berikut :</div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Komite Audit mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam 3(tiga) bulan</li> <li>Agenda rapat disusun oleh Ketua Komite Audit berdasarkan masukan dari anggota Komite Audit</li> <li>Tempat rapat adalah di kantor perseroan atau ditempat yang telah disepakati para anggota Komite Audit</li> <li>Seluruh rapat Komite Audit dipimpin oleh Ketua Komite Audit</li> <li>Rapat Komite Audit dianggap sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota termasuk Ketua Audit yang kehadirannya merupakan syarat sahnya rapat</li> <li>Komite Audit dapat mengundang seseorang dari perseroan atau luar perseroan yang kehadirannya diperlukan oleh Komite Audit untuk kelancaran pelaksanaan tugas Komite Audit</li> <li>Hasil Rapat Komite Audit dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh Seluruh Anggota Komite Audit yang hadir</li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div style="text-align: center;"><strong>BAB VI</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>SUSUNAN DAN MASA KERJA KOMITE AUDIT</strong></div> <div>&nbsp;</div> <div>Bab ini mengatur tentang ketentuan / peraturan yang berkaitan dengan susunan dan masa kerja dari Komite Audit, sebagai berikut :</div> <div>&nbsp;</div> <ol> <li>Anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris</li> <li>Komite Audit beranggotakan sekurang-kurangnya 3(tiga) orang terdiri dari sekurang-kurangnya satu orang Komisaris Independen dan 2(dua) orang anggota lainnya yang berasal dari luar perseroan</li> <li>Anggota Komite Audit yang merupakan Komisaris Independen diangkat sebagai Ketua Komite Audit</li> <li>Masa kerja anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris perseroan dan dapat dipilih kembali untuk 1(satu) periode berikutnya</li> <li>Apabila anggota Komisaris yang menjadi Ketua Komite Audit berhenti sebelum masa kerjanya sebagai Komisaris Perseroan, maka Ketua Komite Audit akan digantikan oleh Komisaris Independen lainnya</li> </ol> <div>&nbsp;</div> <div style="text-align: center;"><strong>BAB VII</strong></div> <div style="text-align: center;"><strong>BIAYA KOMITE AUDIT</strong></div> <div>&nbsp;</div> <div>Dalam kaitannya dengan pengeluaran biaya yang diperuntukan Komite Audit dalam menjalankan fungsinya maka seluruh pengeluaran Komite Audit menjadi beban perseroan. Demikian Piagam Komite Audit ini dibuat dan untuk dilaksanakan sebaik-baiknya.</div> <div>&nbsp;</div> <div>Jakarta, 14 Desember 2025</div> <div>&nbsp;</div> <div>Dewan Komisaris</div> <div>&nbsp;</div> <div> <table style="border-collapse: collapse; width: 100.013%;" border="1"><colgroup><col style="width: 33.2692%;"><col style="width: 33.2692%;"><col style="width: 33.2692%;"></colgroup> <tbody> <tr> <td>Bacelius Ruru</td> <td>Presiden Komisaris Independen / Ketua Komite Audit</td> <td>TTD</td> </tr> <tr> <td>Rosihan Arsyad</td> <td>Wakil Presiden Komisaris</td> <td>TTD</td> </tr> <tr> <td>Hendra Soerijadi</td> <td>Komisaris</td> <td>TTD</td> </tr> <tr> <td>Bambang Husodo</td> <td>Komisaris Independen</td> <td>TTD</td> </tr> </tbody> </table> </div> <div>&nbsp;&nbsp;</div> <div>Komite Audit</div> <div>&nbsp;</div> <div> <table style="border-collapse: collapse; width: 100.013%; height: 71.8519px; border-width: 1px; border-style: solid;" border="1"><colgroup><col style="width: 33.2692%;"><col style="width: 33.2692%;"><col style="width: 33.2692%;"></colgroup> <tbody> <tr style="height: 35.9259px;"> <td>Sintawati Sukamuljo</td> <td>Anggota</td> <td>TTD</td> </tr> <tr style="height: 35.9259px;"> <td>Haryati Thayib</td> <td>Anggota</td> <td>TTD</td> </tr> </tbody> </table> </div> <div>&nbsp;</div>
PT POLYCHEM INDONESIA TBK MEMPERINGATKAN MASYARAKAT UNTUK WASPADA DAN SIAGA DALAM MENANGANI SEGALA BENTUK TINDAKAN PENIPUAN YANG DILAKUKAN OLEH PENIPU YANG TIDAK BERWENANG UNTUK MEWAKILI PERSEROAN ATAU BERTINDAK ATAS NAMA PERSEROAN.